Minggu, 15 Juli 2018

MUSYKOM 2017 “Akhir Sebuah Kepemimpinan, Awal Sebuah Perjalanan Baru”

Assalamualaikum Wr. Wb.
Genap sudah satu periode kepengurusan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka Jakarta Selatan periode 2016-2017. Tepat pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2017, telah berlangsung Musyawarah Komisariat PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan. Laporan pertanggung jawaban telah disampaikan kepada seluruh peserta Musykom oleh para pengurus periode 2016-2017 mulai dari laporan pertanggung jawaban ketua umum, sekretaris umum, bendahara umum, lalu dilanjutkan dengan bidang ke satu hingga bidang ke sepuluh. Ada banyak pertanyaan yang diajukan oleh kami, para kader dan juga para peninjau serta undangan yang hadir dalam Musykom tersebut. Tidak hanya pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta Musykom, namun juga terdapat kritik dan banyak solusi yang disampaikan oleh para demisioner untuk kepengurusan PK IMM FEB Uhamka Jakarta Selatan selanjutnya yang lebih baik. Sebagai kader, ini adalah Musykom pertama yang kami ikuti secara penuh dan turut andil penuh didalamnya. Mulai dari menjadi panitia Musykom hingga menjadi peserta penuh didalam Musykom tersebut. Rasa antusias dan semangat dari para pengurus, kader, maupun para undangan yang hadir membuat suasana Musykom menjadi semakin berwarna. Ada perasaan sedih yang juga tercurahkan di dalam Musykom tersebut. Rasa sedih karena akan ditinggalkan oleh kaka-kaka semester 7 yang sebentar lagi akan lepas jabatan dari kepengurusan di PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan. Meskipun itu bukan ditinggal secara langsung, namun rasa sedih itu sangat terasa ketika mereka mencurahkan apa saja yang mereka rasakan selama satu periode kepengurusan mereka, sebelum Musykom berakhir. Mereka adalah orang-orang terbaik. Kaka-kaka yang selama kami menjadi kader membuat nyaman berada dalam PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan. Meskipun tidak bisa bersama dalam satu kepengurusan, semoga mereka akan tetap menjadi kaka-kaka yang akan selalu memberi ilmu dan nasehat-nasehat baik, dan tetap membuat nyaman ketika akan berkeluh kesah.
Adanya sebuah awal, tentu tak akan pernah lepas dari sebuah akhir yang pasti datang. Akan tetapi yang perlu digaris bawahi adalah bahwa sebuah akhir bukanlah menjadi titik penghabisan. Namun, sebuah akhir akan menjadi perjalanan awal dalam menjadikan IMM khususnya PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan menjadi lebih baik lagi. Terimakasih untuk seluruh pengurus periode 2016-2017 yang sudah memberikan banyak pelajaran berharga dan selamat untuk terpilihnya Ketua Umum baru periode 2017-2018. Semoga dengan kepemimpinan yang baru ini, kaka-kaka semester 5 dan tentunya kami para kader akan semakin menguatkan ikatan diantara kami, dan saling belajar serta bekerja sama untuk melanjutkan perjuangan kepengurusan yang sebelumnya dalam membuat PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan menjadi jauh lebih baik lagi. Sesuai dengan tema Musykom 2017 yaitu “Evaluasi Kinerja dan Menjalankan dengan Semangat Baru dalam Memperkuat Pergerakan serta Rasa Kekeluargaan Demi Melanjutkan Sejarah PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan” diharapkan akan muncul semangat-semangat baru dalam kepengurusan periode 2017-2018, serta memiliki komitmen dan loyalitas yang kuat terhadap ikatan untuk membuat PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan menjadi lebih baik lagi dari segi Religiusitas, Intelektualitas, dan Humanitas.

Billahi Fii Sabilil Haq, Fastabiqul Khairat.
Wassalamualaikum Wr. Wb.


Warm Regard,
Kader PK IMM FEB UHAMKA
Jakarta Selatan

Sabtu, 07 April 2018

Hukum Membaca Isti'adah dan Basmallah Ketika Hendak Membaca Al-Qur"an

_Assalamu'alaikum Akhi wa Ukht_

Kayfa haluk? Semoga kalian semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT Aamiin.

Seperti biasa sudah memasuki malam jum'at Tabligh akan bergentayangan untuk menyebarkan sedikit ilmu keislaman.. Nah untuk dakwah virtual malam ini, Kita akan meberitahu tentang "Hukum membaca isti'adah dan basmallah ketika hendak membaca Al Quran" yuk kita baca dan pahami agar mengaju kita mendapat pahala dan baroqah dari Allah SWT...
"HUKUM MEMBACA ISTI'ADAH DAN BASMALLAH KETIKA HENDAK MEMBACA AL QURAN"
Arti isti’adzah menurut bahasa adalah berlindung, berupaya kuat dan berpegang teguh. Sedangkan menurut istilah adalah suatu permohonan kepada allah guna mendapatkan kekuatan sehingga dengannya terpelihara dari godaan syaitan yang terkutuk. Isti’adzah dikenal dengan ta’awudz dan Ulama sepakat menegaskan bahwa kalimat istiadzah tidak termasuk ayat Al-Qur’an. Diantara manfaat Ta’awudz ialah untuk menyucikan mulut dari perkataan sia- sia dan buruk yang biasa dilakukannya dan untuk mengharumkannya.

Lafaz isti'adah adalah :
اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
Sedangkan temen temen hukum membaca isti'adzah sebelum memulai tilawah adalah sunnah. Allah SWT berfirman:
فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآَنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
"Apabila kamu hendak membaca Al Quran maka berlindunglah kepada Allah dari setan yang terkutuk". (QS.An-Nahl : 98)

Adapun membaca basmallah sangat dianjurkan (mustahabbah), baik di awal surat atau pertengahan surat kecuali pada surat At Taubah. Baik di lakukan dengan suara keras atau pelan. Sebagian ulama Qira'at memberinya hukum wajib sina'i (kewajiban yang apabila di tinggalkan tidak berdosa). Istilah tersebut di gunakan karena Rasulullah sangat menganjurkan membaca basmallah, sebagaimana di dalam sabdanya :
كُلُّ أَمْرٍ ذِيْ بَالٍ لاَ يُبْدَأُ فِيْهِ بِـ : بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ فَهُوَ أَبْتَرُ
“Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan ‘bismillahirrahmanir rahiim’, amalan tersebut terputus berkahnya.” (HR. Al-Khatib dalam Al-Jami’, dari jalur Ar-Rahawai dalam Al-Arba’in, As-Subki dalam tabaqathnya)

Sekian dulu ya temen temen, dan Jangan lupa ya temen temen, ketika hendak membaca al quran awali dulu dengan membaca isti'adah(ta'awuz) dan basmallah....
Semoga Bermaanfaat ..
Dan jangan lupa untuk disebarkan karna dalam hadits dejelakan bahwa :
. بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
Sampaikanlah dariKu walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari).
Billahifisabililhaq fastabiqul khairot
Wassalamu'alaikum Warahmatullahiwabarakatu.

Jumat, 06 April 2018

Tips Agar Mudah Sholat Tahajud

Assalamu'alaikum Akhi wa Ukhti ...

Kayfa haluk?Semoga kalian semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT Aamiin.
Tabligh balik lagi nih 😊😊
dan kali ini Tabligh akan mengulas tema "Tips Agar Mudah Sholat Tahajud"
Banyak orang yang ingin istiqomah mengerjakan Shalat Tahajud. Tapi, tak sedikit yang mengeluh karena kesulitan bangun malam. Mata mengantuk, udara dingin, dan tidur yang terlewat lelap menjadi masalah. Adakah kiat-kiat agar kita mudah bangun malam?
Sahabat.. pernah tidak kesulitan bangun malam untuk mengerjakan Shalat Tahajud? 
Padahal sudah bertekad bangun, memasang alarm, dan berpesan kepada teman, tapi tetap saja kita tak terbangun.😌 Kita malas-malasan. Sudah tidur nyenyak, kenapa harus bangun? Begitu nafsu kita berbisik. Apalagi kalau kita kecapaian sepulang kerja. Bangun malam rasanya sangat susah.
Kita sama-sama tahu bahwa Shalat Tahajud sangat dianjurkan. Malah, kita juga pernah membaca ayat yang menjelaskan keutamaannya. “Dan pada sebagian malam hari kerjakanlah Shalat Tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji. (QS. Al-Isra’: 79)

Jadi, jika kita ingin mudah bangun malam, kita bisa mengamalkan kiat-kiat berikut:

1. Tidur lebih awal. Sesegera mungkin istirahat jika sudah tidak ada kegiatan penting. Bisa juga dengan tidur di siang hari.

2. Memasang alarm. Setel alarm dan letakkan di samping tempat tidur kita.

3. Tidak makan terlalu banyak sebelum tidur. Biasakan makan sekadarnya saja sebelum tidur.

4. Berdoa sebelum tidur. Sebelum tidur sempatkan membaca doa dan zikir.

5. Segera bangun begitu mendengar bunyi alarm. Menunda bangun hanya akan menutup kembali mata kita dan menghilangkan semangat kita untuk bangun.

6. Mengatur timer AC. Atur timer AC terlebih dulu, baru kita rebahkan badan di tempat tidur.

7. Mengajak orang-orang terdekat untuk Shalat Tahajud. Minta orang terdekat yang kita ajak bangun malam untuk membangunkan kita.

Nah gimana?sudah dapat dimengertikan? selamat mencoba ya...
Semoga Bermaanfaat 😊
Dan jangan lupa untuk disebarkan karna dalam hadits dejelakan bahwa :
. بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
Sampaikanlah dariKu walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari).

Billahifisabililhaq fastabiqul khairot
Wassalamu'alaikum warahmatullahiwabarakatu.

8 Manfaat Dari Bulan Rajab

_Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh_


Tahu kah kalian tentang 8 Manfaat Dari Bulan Rajab?


Begitu agungnya bulan ini karena banyak manfaat yang di dapat dari bulan Rajab. Sementara letak bulan Rajab antara bulan Jumadil Akhir dan bulan Sya’ban. Sedangkan untuk hitungan dari agama disebutkan bahwa penciptaan langit dan bumi, malam dan siang diatur oleh Allha SWT . Dan Allah menjadikan dalam satu tahun menjadi dua belas bulan sesuai dengan munculnya hilal. Sedangkan hitungan dari tahun masehi juga dua belas bulan bedanya hitungan masehi lebih pada angka yang muncul selama satu bulan tersebut atau hitungan munculnya matahari. Berikut ini ulasan dari manfaat bulan rajab yaitu :


1) Puasa

Berpuasa tidak hanya dilakukan pada bulan Ramadhan saja namun juga di bulan Rajab yang jatuh sebagai puasa sunah. puasa berarti menahan lapar dan haus serta tindakan yang dapat membatalkan pahala puasa yang dilakukan sejak sahur hingga matahari terbenam. jadi selama puasa harus bisa menjaga sikap dan juga pikiran agar tidak membatalkan pahala dari puasa itu sendiri. berikut ini sabda dari Rasulullah SAW tentang Puasa di bulan Rajab:
”Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka jahanam. Bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga. Dan bila puasa 10 hari maka Allah akan mengabulkan semua permintaannya.” (HR. At-Thabrani)

2) Catatan Amal Selama 60 Bulan

Masih berkaitan dengan puasa yang dilaksanakan pada bulan rajab ada hadist yang berbunyi seperti berikut ini :
“Barang siapa yang puasa pada tanggla 27 pada bulan Rajab, Allah SWT mencatat pahala sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan”. (Abu hurairah)
Jadi puasa hanya dilakukan selama satu hari pada tanggal 27 rajab diberikan oleh Allah SWT pahala seperti orang yang melakukan puasa selama 60 bulan tanpa putus – putus. Karena itu jangan ragu untuk melaksanakan puasa karena bukan hanya pahalanya saja namun puasa juga memberikan kesehatan pada tubuh kita.

3) Puasa 7 Hari

Dan dalam melaksanakan jumlah hari pada puasa di bulan Rajab juga terdapat keistimewaan – keistimewaan yang tidak di dapat pada bulan lainnya yaitu jika puasa yang kita lakukan berjumlah 7 hari dalam artian seminggu maka manfaat yang didapatkan adalah tertutupnya pintu neraka bagi yang melaksanakan puasa tersebut.

4) Delapan Hari Berpuasa

Untuk jumlah delapan hari berpuasa di bulan Rajab makan keistimewaan yang di dapat adalah terbukanya pintu surga bagi yang menjalankan puasa tersebut. Surga merupakan balasan bagi orang – orang yang senantiasa melaksanakan perintah Allah SWT dan memang berniat berpuasa karena Allah saja bukan karena yang lainnya.

5) Sepuluh Hari Berpuasa

Semakin panjang hari yang anda isi dengan melakukan puasa – puasa di bulan rajab maka akan banyak keistimewaan yang anda dapatkan seperti puasa 10 hari di bulan rajab maka akan dihapus dosa – dosa dan diganti dengan kebaikan. Maksud disini adalah setiap manusia pasti setiap hari melakukan dosa dan cara untuk menebus dosa adalah dengan sholat yang dilakukan sebanyak 5 kali dalam sehari. Dosa yang dihapus saat melaksanakan puasa diganti dengan kebaikan yang kekal dan memberikan manfaat bagi kita di akhirat nanti.

6) Satu Hari Berpuasa

Dengan melakukan satu hari puasa pada bulan rajab maka ganjaran yang didapatkan untuk itu adalah mendapatkan air susu yang berasal dari sungai Rajab di surga. Sabda Rasulullah SAW :
”Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikarunia minum dari sungai tersebut.”

7) Doa yang Tidak Tertolak

Melakukan doa pada saat bulan rajab pada umumnya tidak akan tertolak terlebih kita berdoa pada Allah SWT dalam keadaan sedang menjalankan ibadah puasa di bulan rajab. Karena itu berdoa di bulan rajab merupakan salah satu keisitmewaan yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Ambil kesempatan ini dan selalu ingat agar tidak melewatkannya dalam satu tahun sekali. Dan Nabi Muhammad SAW pun mengucapkan doat menyambut bulan rajab dengan doa sebagai berikut :
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ، وَبَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ
Sebagai doa untuk menyambut datangnya bulan rajab yang penuh dengan keagungan dan pegampuna jika dilakukan dengan sungguh – sungguh dan tulus.
” Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan”

8) Sholat Sunat Rajab

Di bulan rajab juga ada manfaatnya saat melaksanakan sholat sunat rajab. Karena itu ada sabda dari nabi Muhammad SAW yang menerangkan bahwa barang siapa yang mendirikan shilat sunat rajab maka dirinya di selamatkan oleh Allah SWT dari siksa api nerakan dan diwajibkan untuk masuk ke dalam surganya Allah SWT yang besar dan luasnya melebihi langit dan bumi.

_Billahifisabililhaq fastabiqul khairot wassalamu'alaikum warahmatullahiwabarakatu_

Sumber : https://manfaat.co.id/manfaat-bulan-rajab
#PKIMMFEBUHAMKAJAKSEL
#BIDANGTABLIGH
#IMMJAYAJAYA
#PERIODE2017-2018

Sabtu, 21 Oktober 2017

Amalan yang Menemani di Alam Kubur

_Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh_

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

يَتْبَعُ المَيِّتَ ثَلاَثَةٌ فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى مَعَهُ وَاحِدٌ يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ

“Yang mengikuti mayit ke kuburnya ada tiga, lalu dua kembali dan yang tinggal bersamanya hanya satu; yang mengikutinya adalah keluarganya, hartanya dan amalnya, lalu kembali keluarga dan hartanya, dan yang tinggal hanya amalnya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu]

Beberapa Pelajaran:

1) Hadits yang mulia ini mengajarkan kepada kita pentingnya amal shalih dalam kehidupan dunia ini sebagai bekal untuk kehidupan di negeri akhirat yang kekal. Allah ta’ala berfirman,

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الألْبَابِ

“Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal.” [Al-Baqoroh: 197]

2) Sungguh sangat disayangkan sekali, apabila kita baru tersadar untuk beramal shalih tatkala kematian telah datang untuk menjemput kita, ketika penyesalan tiada lagi berarti. Allah ta’ala berfirman,

حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ كَلا إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

“(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Wahai Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku dapat beramal shalih yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding (alam barzakh) sampai hari mereka dibangkitkan.” [Al-Mukminun: 99-100]

3) Lebih mengerikan lagi, ketika penghuni neraka meraung-raung untuk meminta dikembalikan ke dunia demi beramal shalih. Allah ta’ala berfirman,

وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ نَصِيرٍ

“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Wahai Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal shalih, berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun.” [Faathir: 37]

4) Peringatan untuk tidak terlena dengan keluarga dan harta, kemudian lupa beramal shalih untuk kehidupan yang hakiki dan kebahagiaan yang sejati di negeri akhirat. Allah ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلا أَوْلادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” [Al-Munafiqun: 9]

5) Amalan yang akan menemani seseorang di alam kubur adalah seperti yang disebutkan dalam hadits Al-Barro bin ‘Azib radhiyallahu’anhu, yaitu apabila amalnya baik maka yang akan menemaninya dalam bentuk seseorang yang bagus wajahnya, pakaiannya dan aromanya, apabila amalannya jelek maka sebaliknya.

Dan kuburan orang yang beramal shalih diluaskan sejauh matanya memandang, dibukakan pintu surga sehingga berhembus aroma yang harum. Sebaliknya, orang yang beramal jelek kuburannya disempitkan, dibukakan pintu neraka sehingga berhembus panasnya, maka kuburan dapat menjadi taman surga atau jurang neraka, tergantung amal seseorang ketika di dunia. Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.

 *BillahifisabililhaqFastabiqulkhairot*
 _Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatu_

Sumber: https://sofyanruray.info/hanya-amalan-yang-menemani-di-alam-kubur/

#PKIMMFEBUHAMKAJAKSEL
#BIDANGTABLIGH
#JAYAJAYAJAYA

Kamis, 21 September 2017

Keutamaan Puasa Arafah

Assalamualaikum Warahmatullahuwabrakatu. Selamat malam IMMawan dan IMMawati, sudah kah kita berpuasa Arafah pada tahun ini? Jika belum, semoga ditahun selanjutnya kita semua dapat melaksanakan puasa tersebut. Tahukah teman-teman salah satu amalan utama di awal Dzulhijjah adalah puasa Arafah, pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa ini memiliki keutamaan yang semestinya tidak ditinggalkan seorang muslim pun. Puasa ini dilaksanakan bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW Bersabda

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Imam Nawawi dalam Al Majmu’ (6: 428) berkata, “Adapun hukum puasa Arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah: disunnahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Adapun orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi’ secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi’iyah bahwa disunnahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa karena adanya hadits dari Ummul Fadhl.”

Ibnu Muflih dalam Al Furu’ -yang merupakan kitab Hanabilah- (3: 108) mengatakan, “Disunnahkan melaksanakan puasa pada 10 hari pertama Dzulhijjah, lebih-lebih lagi puasa pada hari kesembilan, yaitu hari Arafah. Demikian disepakati oleh para ulama.”

Adapun orang yang berhaji tidak disunnahkan untuk melaksanakan puasa Arafah.

“Dari Ummul Fadhl binti Al Harits, bahwa orang-orang berbantahan di dekatnya pada hari Arafah tentang puasa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagian mereka mengatakan, ‘Beliau berpuasa.’ Sebagian lainnya mengatakan, ‘Beliau tidak berpuasa.’ Maka Ummul Fadhl mengirimkan semangkok susu kepada beliau, ketika beliau sedang berhenti di atas unta beliau, maka beliau meminumnya.” (HR. Bukhari no. 1988 dan Muslim no. 1123).

“Dari Maimunah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa orang-orang saling berdebat apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari Arafah. Lalu Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan berdiri (wukuf), lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya.” (HR. Bukhari no. 1989 dan Muslim no. 1124).

Mengenai pengampunan dosa dari puasa Arafah, para ulama berselisih pendapat. Ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud adalah dosa kecil. Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Jika bukan dosa kecil yang diampuni, moga dosa besar yang diperingan. Jika tidak, moga ditinggikan derajat.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51) Sedangkan jika melihat dari penjelasan Ibnu Taimiyah rahimahullah, bukan hanya dosa kecil yang diampuni, dosa besar bisa terampuni karena hadits di atas sifatnya umum. (Lihat Majmu’ Al Fatawa, 7: 498-500).

Setelah kita mengetahui hal ini, tinggal yang penting prakteknya. Juga jika risalah sederhana ini bisa disampaikan pada keluarga dan saudara kita yang lain, itu lebih baik. Biar kita dapat pahala, juga dapat pahala karena telah mengajak orang lain berbuat baik. “Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah (harta amat berharga di masa silam) " (HR.Muslim).

Semoga apa yang disampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua. Amiin.

Walaikumsalan warahmatullahiwabarakatu.
#PKIMMFEBUHAMKAJAKSEL
#BIDANGTABLIGH
#IMMJAYAJAYAJAYA
#MALAMJUMATBAROKAH

Sumber : https://m.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/keutamaan-puasa-arafah.htm

Keutamaan Bulan Muharram - Tuntutan Amalan, Doa dan Puasa

http://www.tongkronganislami.net/keutamaan-amalan-doa-puasa-10-muharram/

_Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh_

Tahukan IMMawan dan IMMawati bahwa Bulan Muharam adalah bulan yang amat mulia. Diistimewakannya bulan Muharram karena pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, dan Musa pun berpuasa karenanya.

Adapun hadis yang bersangkutan di antaranya
“Dari Ibnu Abbas ra. dia berkata: Nabi Muhammad Saw datang di kota Madinah. Sedangkan orang-orang Yahudi menunaikan puasa pada hari Asyura, maka beliau bertanya “Hari apa ini sehingga kalian mengerjakan puasa?” orang-orang Yahudi menjawab “ini adalah sebuah hari yang sangat mulia. Allah telah menyelamatkan Musa pada hari ini dan sebaliknya menenggelamkan Fir’aun lantas Musa berpuasa (pada hari itu) sebagai ungkapan rasa syukur”
Rasulullah Saw bersabda: “Kami semua lebih berhak dibandingkan dengan Musa daripada kalian” akhirnya Rasulullah Saw. berpuasa pada hari Asyura tersebut dan memerintahkan para sahabatnya untuk ikut berpuasa. (HR. Ibnu Majah)

Selain itu Allah mengabadikan bulan Muharram di dalam Alquran: “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan. Dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah menganiaya diri dalam bulan yang empat itu, perangilah musyrikin semuanya. Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa.” (QS. At-Taubah: 36)


Peristiwa Penting yang terjadi di Bulan Muharram  :
1.Allah menyelamatkan Bani Israil, yaitu Nabi Musa AS beserta kaumnya dari kejaran Firaun dan bala tentaranya. Sebagai rasa syukur kepada Allah SWT, nabi Musa AS berpuasa di hari ini. Jadi, hari Asyura adalah hari dimana laut Merah terbelah sebagai sarana penyelamat Nabi Musa dan pengikutnya dari kejaran tentara Firaun. Ketika mengetahui kejadian ini, maka Rasulullah bersabda, “Aku lebih berhak terhadap Musa daripada kalian. Kemudian beliau berpuasa di hari itu dan memerintahkan para shahabat agar berpuasa di hari itu.”(HR. Bukhari No. 1865)
2. Puasa di hari Asyura sudah dikenal sejak jaman jahiliyah, bahkan sebelum diutus Rasulullah SAW. Al-Qurthubi berkata, “Kemungkinan kaum Quraisy menyandarkan amalan puasa mereka kepada syari’at orang-orang sebelum mereka, seperti syari’at Nabi Ibrahim.”
3. Tanggal 10 Muharam atau pertama Allah di dalam: menciptakan alam (termasuk laut), menurunkan rahmat, dan menurunkan hujan.
4. Allah menciptakan ‘arsy (singgasana Allah), Lauhul Mahfudz, dan Qalam.
5. Hari Asyura adalah hari dimana Allah menciptakan Malaikat Jibril.
6. Nabi Adam bertaubat kepada Allah.
7. Hari Asyura adalah hari dimana Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.
8. Nabi Nuh diselamatkan Allah dari banjir bandang melalui perahu, setelah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.
9. Hari Asyura adalah hari dimana Nabi Ibrahim dilahirkan, diangkat sebagai Khalilullah (kekasih Allah), serta diselamatkan Allah dari panasnya api Raja Namrud.
10. Hari Asyura adalah hari dimana Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa.
11. Hari Asyura adalah hari dimana Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara.
12. Hari Asyura adalah hari dimana penglihatan Nabi Ya’kub dipulihkan kembali oleh Allah.
13. Hari Asyura adalah hari dimana Nabi Ayub disembuhkan Allah dari penyakit yang dideritanya.
14. Hari Asyura adalah hari dimana Nabi Yunus selamat dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
15. kesalahan Nabi Daud diampuni oleh Allah.
16. Hari Asyura adalah hari dimana Nabi Sulaiman diberi Allah kerajaan yang luas dan besar.
17. Hari Asyura adalah hari dimana Nabi Isa diangkat ke langit.
18. Pada tanggal 1 Muharam, Khalifah Umar Al-Khattab menetapkan hari pertama bagi setiap tahun baru Islam (Kalendar Hijriah).

Semoga ini bisa menambah dan memperdalam pengetahuan kita tentang islam😊
*BillahifisabililhaqFastabiqulkhairot*

_Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh_

#PKIMMFEBUHAMKAJAKSEL
#BIDANGTABLIGH
#PENYAMBUNGIBADAHRAKYAT
#JAYAJAYAJAYA

Secercah Harapan Tetuka

  Secercah Harapan Tetuka Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat heterogenitas yang cukup tinggi....