Selasa, 05 Februari 2019

DAD PK IMM FEB UHAMKA JAKSEL 2019





Assalamu'alaikum IMMawan & IMMawati

Alhamdulillah sudah terlaksananya DAD PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan 2019. Dimana DAD merupakan kegiatan pengkaderan yang diibaratkan sebagai penanaman bibit bunga mawar bagi PK IMM FEB UHAMKA JAKSEL sendiri, yang Insyaa Allah kelak akan mengharumi dan meghiasi Almamater kebanggaan.

Tawa dan tangis mengiringi pelaksanaan DAD namun itulah perjuangan akan selalu ada tantangan dan rintangan. mengorbankan tenaga, harta dan pikiran itulah pengabdian. Disini kami saling menguatkan, mengulurkan tangan dan saling lebih megenal satu dengan yang lainnya karena bunga mawar bukan hanya sekedar bunganya saja namun juga akar dan batangnya. Semua saling berkaitan menggegam erat saling melindungi.

IMM merupakan salah satu jalan untuk berdakwah. Hal itu bukanlah hanya isapan jempol semata ini dibuktikan dengan adanya kegiatan sosial pada saat DAD yang melatih bibit-bibit unggul (kader) sebagai penerus yang peduli akan sesama. Tidak hanya mengisi waktu dengan materi duniawi namun juga pengimplementasian untuk akhirat. Seperti apa kata Buya HAMKA "Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memiliki waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan."

Dalam setiap DAD pasti ada moment yang berkesan akan selalu ada pesan tersendiri bagi siapa saja yang mengikuti bahkan hanya sekedar menghadiri. oleh sebab itu kami ingin membagikan moment-moment pelaksanaan DAD PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan 2019.

Berikut adalah dokumentasi pelaksanaan DAD selama 4 hari. Semoga teman-teman dapat turut merasakan kebahagiaan yang kami rasakan :)
Klik dibawah ini๐Ÿ‘‡
http://bit.ly/DokumentasiDAD2019

Ssstttt tidak hanya dapat dilihat pada link diatas saja loooh untuk kakanda yang ingin lebih mengetahui pelaksaan DAD khususnya pada saat kegiatan sosial dapat dilihat pada link dibawah ini ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡
https://www.koranmu.com/2019/02/perkaderan-imm-uhamka-di-jakarta-selatan.html

https://www.koranmu.com/2019/02/imm-feb-uhamka-lasakanakan-anlisis.html?m=1

Kritik dan saran tulis di komentar yaa. Terimakasih:)
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Senin, 04 Februari 2019

Tetaplah Di Sini

Tetaplah di Sini❤
.
.
Amanah tidak pernah salah mencari tempat, amanah tidak pernah berada di pundak yang salah.
Amanah juga tak mungkin berjalan menuju mereka yang tak mampu.
Allah punya cara terbaik melukiskan setiap episode kehidupan dan membingkainya dengan hikmah.
Termasuk episode kita saat mengambil bagian dalam amanah yang tak sanggup diemban oleh langit dan gunung-gunung ini.
Ya, benar amanah yang saya pegang saat ini bersama teman-teman adalah amanah yang memang sudah menjadi takdir kehidupan kita, amanah menjadi pengurus PK IMM FEB Uhamka Jakarta Selatan
Jalan dakwah ini memang masih panjang, penuh perjuangan, dan kadang harus melewati persimpangan. Ujian demi ujian yang tak pernah kami duga sebelumnya, menyapa kami di awal kepengurusan ini,
Tapi kami harus tetap lurus kedepan. Menatap tujuan yang bermuara kepada-Nya.
Tujuan Apa? Dakwah tentunya, dakwah yang bermuara pada Allah
karna Allah sendiri yang telah menyerukan pada umat manusia untuk berdakwah, dalam QS.Al-Muddatsir ayat ke 2 “Qum, Fa’andzir!” bangun dan berdirilah, seruan itu begitu halus namun punya makna yang sangat dalam
Sebagai pejuang, kita harus yakin bahwa Allah telah menempatkan diri kita di tempat terbaik dan bersama orang-orang baik. Ya, walau diri kita sebenarnya masih jauh dari kata baik.
Tetapi disini kita telah memilih untuk membayar surga dengan letih dan peluh di jalan-Nya. Kenikmatan yang manakah yang bisa didustakan selain kenikmatan berupa keletihan namun bermuara pada surganya Allah? Harapan saya, Mudah-mudahan semangat perjuangan di dada memaksa kita menjadi baik bahkan bukan hanya hari ini, esok, dan seterusnya hingga Allah mencukupkan usia kita untuk dapat bermanfaat bagi orang lain
.
Saya yakin, seberat apapun perjalanan yang harus ditempuh, selama Allah masih menjadi yang pertama dan utama di hati, segalanya menjadi mudah. bukankah Allah sendiri yang meyakinkan “setelah kesulitan ada kemudahan” -QS.Al-Insyirah-
Saya yakin, sebesar apapun pengorbanan yang harus diberikan, selama Allah masih menjadi tujuan, segalanya menjadi hikmah yang membahagiakan.
.
Kerapuhan karena memikirkan perjuangan dakwah ini adalah tanda cinta yang teramat dalam pada-Nya.
Saya sadar bahwa saya masih terlalu rapuh untuk berdiri disini, bahkan saya merasa apakah sanggup meneruskan tampuk kepemimpinan hingga nanti?
Tapi rapuh bukan berarti mundur dari barisan dakwah.
Saya rapuh karena tak mampu melaksanakan semua perjuangan ini sendiri.
Karena itu saya butuh “teman”, saya butuh orang lain yang bisa diajak diskusi, bekerja dan berjalan bersama bak satu tubuh saling melengkapi saling beriringan, satu nafas, satu tujuan, dan satu gerakan
.
Seperti kata KH. Rahmat Abdullah, “Jika bersama dakwah saja engkau serapuh itu, Sekuat Apa Jika Kau Seorang Diri?”
.
Ya.. Saya tak kuat jika harus melakukan semuanya sendirian, tapi saya yakin Allah akan selamanya mendampingi, kemudian juga kalian yang telah berazam membersamai dakwah ini wahai teman-teman seperjuanganku,
Ya.. Bersama dalam barisan ukhuwah untuk membagi cinta dan harmoni bagi semesta.
.
.
Aamiin Allahumma aamiin
.
Dan kini, tak sabar saya dan teman-teman untuk menyambut Kader-kader pilihan yang baru, tunas dakwah yang baru, yang akan membersamai, beriringan bersama menjadi keluarga,
We waiting you adik-adik ku❤
Sumber : https://duniapenaaulia.wordpress.com

Kamis, 04 Oktober 2018

Menuntut Ilmu Syar'i




Assalamu'alaikum Akhi wa Ukhti ...
Kayfa haluk?
Tabligh balik lagi nih ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
dan kali ini Tabligh akan mengulas tema" Keutamaan Menuntut Ilmu"

Semua ummat muslim wajib menuntut ilmu sebagaimana yang telah Rasulullah katakan. Tapi, ilmu apakah yang dimaksud di sini? Tentu saja, ilmu islam /syar'i ukhti๐Ÿ˜Š nah, beberapa keutamaan dari menuntut ilmu syar'i diantaranya yaitu...
๐ŸŒธ SEABAGAI AMAL JARIAH, yaitu amal yang tidak akan terputus meskipun seseortang telah meninggal dunia. “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
.
๐ŸŒธPONDASI AMAL. Semua yang kita kerjakan memerlukan pondasi bukan? Sebagaimana bangunan, dengan pondasi yang rusak atau abal-abal, bisa saja bangunannya rubuh. Sama seperti ilmu. Pabila yang kita kerjakan tidak berdasar ilmu yang benar, tentu saja akan sia-sia. Sebaliknya, jika sesuatu yang kita lakukan didasari oleh ilmu, tentu akan membawa amal bagi kita.
.
๐ŸŒธ SETARA DENGAN JIHAD DI JALAN ALLAH. dijelaskan pada Q.S At-taubah:122
"Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya"(Q.S At-Taubah:122)
.
๐ŸŒธMAKANAN RUHIYAH. 
3 unsur pembentuk manusia yaitu, akal, ruh, dan jasad. Bila makanan akal adalah ilmu-ilmu yang kita dapatkan di sekolah, makanan jasad adalah makanan kita sehari-hari, dan makanan ruh adalah ilmu agama. Ruh yang tidak diberi makan, bagaikan jiwa-jiwa yang kosong.
.
Yuk menuntut ilmu akhi  ukhti๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž semoga Allah meridhoi jalan kita . aamiinn
selamat mencoba ya... Semoga Bermaanfaat ๐Ÿ˜Š 
Dan jangan lupa untuk disebarkan karna dalam hadits dejelakan bahwa : . ุจَู„ِّุบُูˆุง ุนَู†ِّู‰ ูˆَู„َูˆْ ุขูŠَุฉً
Sampaikanlah dariKu walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari). 

Billahifisabililhaq fastabiqul khairot
Wassalamu'alaikum warahmatullahiwabarakatu.

#PKIMMFEBUHAMKAJAKSEL
#BIDANGTABLIGH
#JAYAJAYA
Kontribusi oleh @dewiangraeniyusuf
#duniajilbab

Minggu, 30 September 2018

"Jangan Tinggalkan SholatMu"

Assalamu'alaikum Wr. Wb .

Shalat adalah cahaya di dunia dan akhirat.
.
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
ู…َู†ْ ุญَุงูَุธَ ุนَู„َูŠْู‡َุง ูƒَุงู†َุชْ ู„َู‡ُ ู†ُูˆุฑุงً ูˆَุจُุฑْู‡َุงู†ุงً ูˆَู†َุฌَุงุฉً ูŠَูˆْู…َ ุงู„ْู‚ِูŠَุงู…َุฉِ ูˆَู…َู†ْ ู„َู…ْ ูŠُุญَุงูِุธْ ุนَู„َูŠْู‡َุง ู„َู…ْ ูŠَูƒُู†ْ ู„َู‡ُ ู†ُูˆุฑٌ ูˆَู„ุงَ ุจُุฑْู‡َุงู†ٌ ูˆَู„ุงَ ู†َุฌَุงุฉٌ ูˆَูƒَุงู†َ ูŠَูˆْู…َ ุงู„ْู‚ِูŠَุงู…َุฉِ ู…َุนَ ู‚َุงุฑُูˆู†َ ูˆَูِุฑْุนَูˆْู†َ ูˆَู‡َุงู…َุงู†َ ูˆَุฃُุจَู‰ِّ ุจْู†ِ ุฎَู„َูٍ
.
“Siapa yang menjaga shalat lima waktu, baginya cahaya, bukti dan keselamatan pada hari kiamat. Siapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak mendapatkan cahaya, bukti, dan juga tidak mendapat keselamatan. Pada hari kiamat, ia akan bersama Qorun, Fir’aun, Haman, dan Ubay bin Kholaf.” (HR. Ahmad 2: 169. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).
.
Disebutkan dalam hadits Abu Malik Al Asy’ari, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
ูˆَุงู„ุตَّู„ุงَุฉُ ู†ُูˆุฑٌ
.
“Shalat adalah cahaya.” (HR. Muslim no. 223)
.
Juga terdapat hadits dari Burairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
ุจَุดِّุฑِ ุงู„ْู…َุดَّุงุฆِูŠู†َ ูِู‰ ุงู„ุธُّู„َู…ِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ْู…َุณَุงุฌِุฏِ ุจِุงู„ู†ُّูˆุฑِ ุงู„ุชَّุงู…ِّ ูŠَูˆْู…َ ุงู„ْู‚ِูŠَุงู…َุฉِ
.
“Berilah kabar gembira bagi orang yang berjalan ke masjid dalam keadaan gelap bahwasanya kelak ia akan mendapatkan cahaya sempurna pada hari kiamat.” (HR. Abu Daud no. 561 dan Tirmidzi no. 223. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
.
Semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik.
.
Billahi fiisabililhaq fastabiqul khairat
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
#BIDANGTABLIGHDANKAJIANKEISLAMAN
#PKIMMFEBUHAMKAJAKSEL

Membuat Orang Lain Bahagia

Assalamualaikum, kayfa haluuk?
semoga rahmat melimpahi perjuangan, temen2 pernah membantu meringankan kesulitan orang lain?? kalian tau apa saja keutamaannya? berikut kita bahas bersama ๐Ÿ˜Š
BAHAGIAKAN MEREKA ...
.
Coba bayangkan jika kita bisa
mengangkat kesulitan orang yang kesusahan …
.
mengenyangkan yang lapar …
.
melepaskan orang yang terlilit utang …
.
membuat orang lain bahagia,
.
keutamaannya, itu lebih baik dari melakukan ibadah i’tikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh.
.
Sungguh ini adalah amalan yang mulia.
.
Keutamaan orang yang beri kebahagiaan pada orang lain dan mengangkat kesulitan dari orang lain disebutkan dalam hadits Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ูِู‰ ุนَูˆْู†ِ ุงู„ْุนَุจْุฏِ ู…َุง ูƒَุงู†َ ุงู„ْุนَุจْุฏُ ูِู‰ ุนَูˆْู†ِ ุฃَุฎِูŠู‡ِ
.
“Allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim no. 2699).
.
Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
ูˆَู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ูِู‰ ุญَุงุฌَุฉِ ุฃَุฎِูŠู‡ِ ูƒَุงู†َ ุงู„ู„َّู‡ُ ูِู‰ ุญَุงุฌَุชِู‡ِ
.
“Siapa yang biasa membantu hajat saudaranya, maka Allah akan senantiasa menolongnya dalam hajatnya.” (HR. Bukhari no. 6951 dan Muslim no. 2580). semoga kita istiqomah dalam menolong sesama
billahi fii sabililhaq fastabiqul khairat
wassalamualaikum wr.wb

Sumber: Rumaysho.com
.
#bidangtabligh
#PKIMMFEBUHAMKAJAKSEL

Sabtu, 22 September 2018

"Fiqih Ibadah"

Assalamualaikum,teman teman, sudah pada tau belum apasih ilmu fiqih itu? Yuk kita liat dan baca apa itu ilmu fiqih, agar kita bisa tau apa sih ilmu fiqih itu?

Para ulama salaf mendefinisikan ilmu fiqih adalah ilmu yang mempelajari hukum-hukum syar’i yang sifatnya amaliyah serta hukum tersebut diistinbat atau digali dari dalil-dalil yang terperinci.

Ayat al-Quran itu begitu banyak sekali jumlahnya. Bahkan hadits nabi juga banyak sekali jumlahnya. Setidaknya berikut ini ada jumlah hadits dari 20 kitab hadits yang bisa kita hitung haditsnya :

Jumlah dari 20 kitab hadits tersebut jika dijumlah haditsnya totalnya tidak sampai 200.000 hadits. Padahal imam Ahmad bin Hanbal mengatakan bahwa jika ingin menguasai ilmu agama minimal dia harus hafal dan paham 500.000 hadits. Tentu saja ulama sekelas imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafii dan Imam Ahmad bin Hanbal sudah hafal al-Quran bahkan jutaan al-Hadits yang mereka hafal.

Lalu apakah ulama 4 madzhab pakai hadits Shahih Bukhari, Shahih Muslim dan kitab hadits lainnya? Tentu saja jawabannya iya, Bahkan ulama 4 madzhab sudah ada dan hidup di masa sebelum adanya ulama ahli Hadits seperti imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Ibnu Majah, Imam Abu Dawud, Imam Tirmidzi dan Imam Nasai. Sebab Imam Bukhari itu ternyata juga muridnya imam Ahmad bin Hanbal. Imam Ahmad bin Hanbal itu muridnya Imam Syafii dan seterusnya.

Logikanya begini, Apabila para imam Hadits semisal imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Ibnu Majah, Imam Abu Dawud, Imam Tirmidzi dan Imam Nasai hidup dimasa setelah ulama 4 madzhab maka hadits hadits mereka pastilah jalur periwayatannya melewati masa hidup para imam 4 madzhab. Dan asal tau saja ya, kitab Shahih Bukhari itu ternyata yang mengoreksi adalah imam Ahmad bin Hanbal. Sebab setelah penyusunan hadits selesai, Imam Bukhari menyetorkan kitab tersebut kepada imam Ahmad bin Hanbal untuk dikoreksi.

billahi fii sabililhaq fastabiqul khairat
wassalamualaikum wr.wb

Sumber: https://www.rumahfiqih.com/y.php?id=484

#bidangtabligh
#PKIMMFEBUHAMKAJAKSEL

Minggu, 15 Juli 2018

My 2nd Family “PK IMM FEB Uhamka Jaksel”

                                 ”Because, Family means nobody left behind or forgotten”

 Berbicara tentang sebuah keluarga, pasti yang akan terpikirkan pertama kali adalah tentang sosok ayah, ibu, kakak dan adik. Akan tetapi jika berbicara tentang keluarga kedua, apakah yang akan terpikirkan oleh kalian?. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau mungkin yang biasa disebut dengan IMM, sebuah gerakan mahasiswa dibawah organisasi Islam Muhammadiyah yang bergerak dibidang keagamaan dan masyarakat. Sebagai ortom (organisasi otonom) Muhammadiyah, tentu IMM menginduk kepada Muhammadiyah. IMM sebagai lahan dakwah Muhammadiyah dikalangan mahasiswa. Tapi, jangan heran kalau sebagian besar kader IMM justru bukan berasal dari Muhammadiyah. Begitu juga dengan saya, yang mengenal IMM karena saya kuliah di salah satu PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah). Dan mungkin jika saya tidak kuliah di Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka, belum tentu saya menjadi kader IMM dan mengenal IMM. PK IMM FEB UHAMKA JAKSEL, sebuah organisasi yang pada awalnya membuat saya penasaran dan akhirnya diikuti rasa tertarik serta dengan kemauan yang cukup tinggi sehingga saya  memutuskan untuk masuk dalam organisasi tersebut. Lalu, apakah setelah masuk langsung menjadi anggota dalam organisasi tersebut?. Jawabannya adalah tidak. Mengapa tidak?, karena sebelum bergabung dengan ikatan tersebut saya harus melalui yang namanya DAD atau Darul Arqam Dasar yang merupakan pengkaderan utama tingkat dasar dan merupakan kegiatan formal yang dilaksanakan oleh IMM di tingkat komisariat, khususnya oleh bidang kader. Dan DAD juga merupakan kegiatan wajib sekaligus persyaratan mahasiswa baru yang ingin menjadi kader IMM. Dan mulai dari DAD lah proses penemuan keluarga kedua saya dimulai.
          Dengan jumlah peserta 48 orang, meskipun berasal dari fakultas yang sama namun kami berasal dari kelas-kelas yang berbeda. Yang meskipun pada saat itu sudah memasuki bulan ke 6 saya menjadi seorang mahasiswa tapi tetap saja saya tidak mengenal dekat ke 47 peserta lainnya, meskipun beberapa diantaranya ada yang berasal dari kelas yang sama seperti saya. Berada dalam kegiatan dan tempat yang sama dengan orang-orang yang mempunyai karakteristik dan pemikiran yang berbeda selama 4 hari, sebagai seseorang yang mempunyai sifat introvert awalnya saya berpikir, saya akan susah beradaptasi dengan mereka. Terlebih ketika saya disatukan dengan 4 orang lainnya dalam satu kelompok. Tapi hal inilah yang membuat saya akhirnya menyebut mereka sebagai keluarga kedua, karena ntah bagaimana caranya dalam waktu 4 hari saja kami mempunyai ikatan seperti keluarga satu sama lain. Dan berawal dari 4 hari 3 malam yang saya lewatkan bersama peserta lain, pengurus, dan panitia kegiatan tersebut membuat saya perlahan-perlahan mengenali seperti apa sih IMM itu sebenarnya.
Kepanitiaan
            Pertama kali dilibatkan sebagai panitia dalam kegiatan IMM adalah ketika kami, para kader mendapat sebuah tantangan untuk membuat sebuah acara namun tidak ada campur tangan dari pengurus. Jadi semuanya kader yang mempersiapkan, dan pengurus (khususnya dari bidang Kader) hanya memantau saja acara yang akan kami buat tersebut. Pertama kali menjadi bagian dari divisi kepanitiaan sebuah acara, saat itu saya memilih untuk masuk ke divisi Kesejahteraan. Bersama dengan kurang lebih 9 orang dan kebetulan semuanya adalah Immawati, kami diberi tugas untuk mempersiapkan segala hal dalam bidang makanan. Seperti bagaimana sistem makan dalam acara nanti, makanan apa  saja yang akan disajikan nanti, dan juga makanan ringan apa saja yang nantinya akan disuguhkan kepada kakak-kakak pengurus dan juga tamu yang hadir nanti. Dengan tema yang kami ambil “Masa Ta’aruf Kader PK IMM FEB UHAMKA JAKSEL” kami, sebagai para kader berusaha untuk mempersiapkan acara tersebut dengan sebaik mungkin. Walaupun seperti yang saya katakan diatas, bahwa kami terdiri dari orang-orang yang berbeda dan dengan karakteristik dan pemikiran yang berbeda yang membuat perbedaan pendapat dalam sepanjang mempersiapkan acara tersebut pasti ada. Awalnya memang sulit, terlebih untuk saya. Meskipun di waktu SMP dan SMA pernah masuk dalam organisasi namun tetap saja rasanya asing ketika harus beradaptasi dengan orang-orang didalam IMM. Ketika kita harus menyatukan pendapat dan pikiran kita, ketika harus menahan ego masing-masing untuk bisa menentukan suatu keputusan secara bersama itu terasa cukup sulit. Namun kembali lagi, karena ini adalah sebuah ikatan yang bentuknya seperti keluarga, maka kami bisa menyatukan itu semua seiring dengan seringnya kami (para kader) bertemu dalam rapat dan berdiskusi.
Dan kali kedua saya menjadi panitia dalam acara IMM adalah ketika menjadi bagian dalam divisi peralatan di acara Seminar AIKA (Agama Islam dan Kemuhammadiyahan). Merasa beruntung menjadi panitia dalam acara ini, karena selain ikut mempersiapkan untuk kesuksesan acara tapi pada saat acara pun saya dan teman-teman kader lain bisa mengikuti seminarnya. Dimana dalam seminar tersebut membahas hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan ketika akan menghadapi sidang AIKA, yang nantinya akan menjadi penentu kelulusan selain SKRIPSI. Walaupun masih lama, tapi tidak ada salahnya kan jika sudah mengetahui apa saja yang akan diujikan, jadi bisa dipersiapkan mulai dari sekarang :).
Dan kali ketiga saya menjadi panitia adalah untuk acara Buka Puasa Bersama anak-anak Yatim Piatu yang akan dilaksanakan tanggal 10 Juni nanti. Untuk acara kali ini, jujur saya excited sekali karena akan mengadakan kegiatan di panti asuhan dan berbagi dengan adik-adik disana. Karena acaranya belum terlaksana, jadi saya tidak bisa bercerita panjang lebar dulu ya. Next, setelah acaranya terlaksana saya akan bercerita lagi di blog ini. (hehehe)
Dan untuk kegiatan-kegiatan lain yang sudah saya ikuti adalah kajian-kajian yang diadakan oleh beberapa bidang di IMM. Seperti belajar mengaji, merajut, kajian Immawati, maupun diskusi-diskusi lainnya.
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, tidak hanya sebuah organisasi seperti yang pernah saya ikuti ketika duduk di bangku SMP maupun SMA. Tidak hanya sebagai tempat untuk mencari pengalaman dalam berorganisasi dengan baik, tidak hanya sebagai tempat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan baru, tidak hanya sebagai tempat untuk mengadakan sebuah kegiatan yang bermanfaat untuk orang lain, ataupun menjadi tempat belajar untuk melatih diri menjadi seorang pemimpin yang baik untuk orang lain nantinya. Tidak hanya itu, namun point penting yang saya dapatkan dalam organisasi ini adalah ketika orang-orang didalamnya membantu dan membimbing saya untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi dalam hal agama, akademik, maupun dalam bermasyarakat. Layaknya seperti keluarga kandung, kami tak sungkan untuk menegur satu sama lain jika ada kesalahan diantara kami. Kami tak sungkan untuk membantu satu sama lain jika ada yang kesulitan, kami tak sungkan untuk saling memberi motivasi, dan kami juga tidak sungkan untuk berbagi kebahagiaan satu sama lain. Dan rasa kekeluargaan itu semakin terasa ketika saya sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan formal maupun non formal dari IMM tersebut hingga saat ini dan berharap rasa kekeluargaan itu akan ada selamanya.
Berada didalam sebuah organisasi yang terdiri dari banyak orang dengan sifat, karakter, dan pemikiran yang berbeda-beda itu memang tidak mudah. Namun ketika kita menganggap mereka seperti bagian dari keluarga kita, perlahan-lahan semuanya akan menjadi mudah dengan sendirinya. Karena keluarga adalah tempat saling melengkapi. Dan dalam ikatan ini, saya dan orang-orang yang berada didalamnya akan belajar dan berkarya, bergerak bersama, dan berjalan beriringan dalam barisan yang rapi, karena keluarga berarti tidak akan meninggalkan siapapun dibelakang atau melupakannya.
IMM JAYA
Fastabiqul Khairat
Anggun Dalam Moral, Unggul Dalam Intelektual
Salam Hangat,

Dari seorang kader biasa ๐Ÿ™‚

Secercah Harapan Tetuka

  Secercah Harapan Tetuka Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat heterogenitas yang cukup tinggi....