Kamis, 30 Juli 2020

ARTIKEL ONLINE PEMBAYARAN ZAKAT MELALUI APLIKASI DIGITAL

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....





PEMBAYARAN ZAKAT 
MELALUI APLIKASI DIGITAL 




     Sejak adanya pandemi covid-19 yang masih berlangsung ini, pelaksanaan pembayaran zakat fitrah untuk umat islam secara langsung sangat tidak disarankan karena tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan kerumunan atau keramaian.

     Zakat, berfungsi untuk mensucikan harta yang dimiliki seseorang dari segala kotoran yang selama ini terkumpul saat bermuamalah dengan sesama manusia dan membersihkan (fitrah) diri serta jiwa.

    Seperti yang kita sudah ketahui, pemerintah telah menerapkan aturan ketat selama berlangsungnya pandemi covid-19 agar masyarakat tetap di rumah, menggunakan masker jika terpaksa harus keluar dan selalu jaga jarak, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

   Lantas bagaimana yang hendak menunaikan pembayaran zakat fitrah, zakat mal, infaq dan sadaqah? Tidak perlu khawatir Badan Amil Zakat Nasional sudah menyiapkan layanan online loh . 

  Baznas merupakan lembaga negara yang diamanati oleh pemerintah untuk mengelola dan mengkoordinasi perzakatan Indonesia. Selain pembayaran secara konvensional, pembayaran Zakat ke Baznas juga bisa salah satunya dilakukan melalui platform digital Gojek.

     Di bulan Ramadan tahun ini, sudah banyak masyarakat yang memilih untuk membayar zakat dan beramal secara nontunai. Yang mana, beberapa penerbit uang elektronik seperti Go-Pay, TCash, OVO Dan Dana juga telah bekerja sama dengan lembaga zakat untuk menyalurkan bantuan masyarakat. Kalau via bank bisa transfer atau pakai paypal.

    Masyarakat akan lebih mudah dalam mengakses Baznas dan lembaga zakat untuk bisa berzakat dari gadgetnya masing - masing.  Hal ini akan menjadi sebuah revolusi kegemaran baru berdonasi dalam pembayaran zakat melalui aplikasi digital. Lewat gadget, maka pembayaran zakat bisa dilakukan setiap hari dengan mudah dan cepat.

    Hal ini dilakukan ditengah adanya pandemi Covid-19 yang mana kita harus menerapkan physical distancing  dalam rangka membantu memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Lalu, bagaimana Hukumnya ? 
    Tenang.  Menurut Majelis Ulama Indonesia sendiri, Zakat secara online SAH dilakukan secara digital karena penggunaan digital merupakan alat transaksi yang halal. Lembaga - lembaga zakat pun seperti Baznas dapat langsung menerima dananya dari muzaki, bahkan sangat kecil kemungkinan adanya zakat yang hilang dari pembayaran online. Sehingga masyarakat sudah sewajarnya dan tidak perlu ragu lagi agar dapat menikmati indahnya pembayaran zakat melalui kemudahan online, termasuk di GoZakat dari GoPay ini.
 
    Pembayaran zakat tersebut dilakukan melalui fitur GoBills dan pengguna bisa berzakat kapan saja dan di mana saja melalui saldo dari Gopay. Selain Baznas, pengguna juga bisa menyalurkan zakat kepada lembaga lain seperti Rumah Zakat, Baitul Maal Hidayatullah, LazisMu, LazisNU, dan Rumah Yatim.

   Bukan cuma bayar zakat, saat ini GoPay juga bisa dilakukan untuk pembayaran sedekah di sejumlah mesjid dengan teknologi QR code
 
    Bagaimana membaca niatnya? Dalam hal ini, pengucapan niat untuk membayar zakat baik manual ataupun online tidak memiliki perbedaan, karna keduanya sama-sama Lillah untuk mengharapkan ridho Allah SWT.

Berikut Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu An Ukhrija Zakatal Fitri 'Annafsii Fardhol Lillahi Ta'ala
Artinya :
 “Aku niat mengeluarkan Zakat Fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'ala.”

Sedangkan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga :



ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu An Ukhrija Zaakatal Fitri 'Annii Wa'an Jamii'ima Yalzamuniy Nafaqootuhum Syar’an Fardhollillahi Ta’ala.
Artinya:
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ."


Wallahu A’lam Bishawab. Demikian, semoga senantiasa dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita semua. 

Minum es kelapa campur selasih
Jangan Lupa tambahkan Susu
Bidang RPK mengucapkan terimakasih
Semoga kita semua dapat sehat selalu.



DAFTAR PUSTAKA

  • https://tirto.id/bacaan-niat-zakat-fitrah-di-bulan-ramadan-dvaw
  • https://www.google.com/amp/s/katadata.co.id/amp/berita/2018/05/16/ramadan-modern-zakat-dan-amal-bisa-non-tunai
  • https://www.google.com/amp/s/pontianak.tribunnews.com/amp/2020/05/09/zakat-fitrah-2020-bisa-bayar-online-dengan-mudah-baznas-siapkan-form-via-transfer-dan-uang-digital
  • https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20191108165653-29-113846/halalkah-bayar-zakat-lewat-gopay-ini-jawabannya


Penulis   :  Sarah Putri Nur Faidah
Penyunting  :  Herlina
       Munawaroh  Dwi  Wijayanti
Desain       :  Munawaroh  Dwi  Wijayanti



Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...


#BIDANGRISETDANPENGEMBANGANKEILMUAN
#PKIMMFEBUHAMKAJAKSEL

Selasa, 12 Mei 2020

ARTIKEL ONLINE KEMBALINYA AIR MATA MULIA


Assalamu’alaikum wr, wb.




" KEMBALINYA  AIR  MATA  MULIA "


Hari yang diawali dengan gemerlap awan yang gelap pekat dibumbui gemeritik air yang berjatuhan seakan menjadikan aktivitas perduniawian menjadi tersendat. Akan tetapi walaupun hujan pun sangat kompak menerpa dataran batavia, para pejuang mencari nafkah akan tetap mendobrak suatu rintangan yang dikomandokan oleh sang maha pencipta untuk menghidupi sanak sedarahnya. keadaan suasana gelap pekat yang hari ini hadir, seakan menjadi jelmaan air mata para founding fathers dan pemuda masa lalu dengan mengandalkan gagasan yang sangat kokoh, mereka bisa memutus tali kolonialisme yang ada dan dapat mengejawantahkan kehadiran Indonesia yang sebenar-benarnya. 


Para founding fathers dan pemuda masa lalu melihat hiruk pikuknya keadaan hari ini membuat saya yakin jika diberi hidup kembali, mereka miris melihatnya dan sedih mendengarkannya. Saya pun menganalogikan seperti rumah yang amat sangat bersejarah dan sudah menua karena termakan oleh waktu yang seharusnya dilestarikan tapi pada akhirnya diruntuhkan oleh kaum kapitalis yang ingin menggantikannya dengan gedung pencakar langit yang berimpact keuntungan besar. Problematika yang terjadi saat ini, telah dilupakannya sejarah substantif yang dianggap pemuda masa kini tidak penting. Pemuda masa kini sudah dibutakan dengan hadirnya teknologi, impact yang hari ini di dapat seharusnya menimbulkan hal positif akan tetap tertutup dengan memayoritaskan hal-hal negatif. Seharusnya meningkatkan kerangka referensi pemuda masa kini akan tetapi pemuda masa kini lebih menonjolkan sifat sensasi yang tertuju kebodohan.


Miris, melihat opening liga sepak bola tertinggi di Indonesia seakan-akan harkat martabat manusia menjadi bobrok. dengan menghadirkannya tarian dari aplikasi luar. Seakan-akan tarian tradisional yang setiap provinsi memiliki ciri khasnya musnah bahkan tertutup dengan adanya tarian aplikasi luar yang lebih menonjolkan sensasi. Dan melihat ada lebih dari 1 juta pemuda yang menari-nari didepan kamera dengan dibantu dengan aplikasi luar menjadikannya terjangkit penyakit eksistensialis yang berdampak pada “ kebodohan “ tingkat akut.


Kalimat akan ada 1000 pemuda, 10 pemuda, bahkan hanya ada 1 pemuda yang rela memperjuangkan kebenaran, pastikan dan saksikan, itulah aku. Namun, kini semua itu telah mejadi omong kosong. Teriakan semangat yang hanya sebatas retorika. Pemuda masa kini hanya mengutamakan “sensasi” dibandingkan “aksi” dan “kreasi”. Melihat foto diatas sang garda revolusioner menangis kembali melihat pemuda masa kini yang hilang arah. Sejarah panjang kemanusiaan pun telah dilupakan. Musuh dihadapan pemuda masa kini ialah Imperialisme kebudayaan yang harus dimusnahkan. Jangan sampai pemuda kehilangan arah kepribadian dan identitasnya. Dan akan selalu teringat “jangan pernah sekali-kali melupakan sejarah “  kata Bung Karno su
uatu ketika...


Wassalamu’alaikum wr, wb.


Penulis  :  IMMawan Muhamad Tri Saputro





Minggu, 08 Maret 2020

ARTIKEL ONLINE COVID - 19 MENGGETAR


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....





A . D A M P A K  P E R E K O N O M I A N  A K I B A T  V I R U S  C O R O N A 

    Seperti yang kita tau, berbagai peristiwa ekonomi, politik, dan sosial terus mewarnai prospek ekonomi dunia. Namun, yang paling menggemparkan di awal 2020 ini adalah dengan adanya wabah Virus Corona. Virus yang diduga berasal dari konsumsi makanan ekstrem di China itu telah merenggut nyawa kurang lebih 3000 orang di seluruh dunia hingga saat ini.

   Dampak ekonomi virus corona diprediksi cukup signifikan, mengingat besarnya kontribusi China terhadap ekonomi dunia. Dunia memang dalam kegamangan. Kecemasan, kebingungan dan penantian akan bersama kita dalam beberapa bulan kedepan. Toh, di tengah kemurungan itu, antisipasi kebijakan ekonomi harus tetap dilakukan. 

   Sebagai informasi, Dampak perekonomian Jepang telah mengalami kontraksi 6,3 persen di triwulan terakhir 2019 dan terancam resesi, karena pertumbuhan ekonomi mungkin akan semakin melambat akibat wabah virus Corona. Juga singapura yang sudah merevisi target pertumbuhan ekonominya menjadi 0,5 persen akibat wabah ini.

Lalu, bagaimana dampak virus corona terhadap ekonomi Indonesia? Apa yang kita bisa lakukan untuk memitigasinya? 

Sampai kapan wabah ini akan terjadi? Kami tak pandai untuk menjawabnya. 

Wabah virus Corona baru pertama kali terjadi, karena itu kita tak tahu persis bagaimana kesudahannya. Namun, dalam ketidaktahuan ini, kita butuh pegangan, kita butuh arah. Yang kita bisa lakukan adalah membuat beberapa skenario, misalnya dengan mencoba merekonstruksi dampak wabah SARS tahun 2003 sebagai pembanding. 

Bagaimana Dampaknya ? Berikut beberapa yang bisa kami simpulkan : 

  1. Kita tahu: sekitar 29 persen dari barang yang diekspor China, bahan mentah dan penolongnya berasal dari Indonesia (terutama batu bara, kelapa sawit). Implikasinya: kita perlu mengantisipasi penurunan permintaan untuk produk-produk tersebut. Bisa diduga, harga komoditas dan barang tambang berisiko menurun. Jika ini terjadi, sektor ekspor kita akan terganggu.
  2. Selain itu, penurunan harga komoditas dan barang tambang akan berdampak kepada penurunan pendapatan pekerja di sektor tersebut. Karena ekonomi kita masih tergantung pada komoditas dan barang tambang, maka daya beli akan menurun.         Jika daya beli menurun, maka tak ada insentif bagi pengusaha untuk meningkatkan investasinya. Mudahnya : untuk apa menambah produksi jika permintaan tak ada. Singkatnya, kita bisa membayangkan bahwa dampak dari wabah virus Corona dapat memukul sektor ekspor, lalu efek berantainya akan berpengaruh pada sektor konsumsi rumah tangga, dan investasi.
  3. Isolasi atau pembatasan aktivitas yang terjadi di China juga akan mengganggu ketersediaan barang impor yang berasal dari China. Akibatnya, industri atau sektor yang bahan baku atau barang modalnya berasal dari China akan terganggu proses produksinya. Begitu juga barang konsumsi, jika pasokan lokal tak tersedia maka harga akan meningkat.
  4. Tekanan wisatawan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa lalu lintas wisatawan asal China mencapai 2,07 juta orang pada 2019. Angka tersebut mencakup 12,8 persen dari total wisatawan asing sepanjang 2019. Keputusan pemerintah untuk menghentikan penerbangan dari dan ke China patut diapresiasi sebagai salah satu langkah mengurangi penyebaran virus corona. Tetapi, tentu saja hal itu akan banyak menekan sektor pariwisata.
  5. Imbas virus corona juga terlihat pada salah satu bumbu masak yaitu Bawang Putih yang harga nya merangkak naik. Selain itu, bawang putih juga diburu karena dianggap bisa menyembuhkan berbagai macam virus. Dampak juga terasa di Indonesia, Dilihat dari situs Informasi Pangan Jakarta, pada 2 Maret 2020, harga bawang putih tertinggi mencapai Rp 60.000 kilo gram. Sementara harga rata-rata di DKI Jakarta sekitar Rp 44.809. Begitu juga dengan harga masker, hand sanitizer dan berbagai vitamin yang saat ini harganya yang sangat melambung tinggi akibat permintaan yang tinggi tetapi supply yang rendah.

B . K E B I J A K A N   B A N K   I N D O N E S I A

 Dalam menghadapi berbagai dampak perekonomian Indonesia akibat virus Corona tersebut, pemerintah pun melakukan bauran kebijakan bersama dengan otoritas moneter, yaitu Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan dan pelaku usaha di sektor riil agar bisa terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di Indonesia. 

Langkah kebijakan lanjutan dilakukan BI, dalam rangka memperkuat koordinasi termasuk dalam memitigasi Covid-19. Ada lima kebijakan lanjutan, Adapun 5 kebijakan Bank Indonesia itu adalah:

1. Meningkatkan intervensi
  Bank Indonesia akan meningkatkan intensitas intervensi di pasar agar nilai tukar rupiah bergerak sesuai dengan fundamentalnya dan mengikuti mekanisme pasar.

   Untuk itu, Bank Indonesia akan mengoptimalkan strategi intervensi di pasar Domestic Non Delivery Forward (DNDF), pasar spot, dan pasar Surat Berharga Negara (SBN) guna meminimalkan risiko peningkatan volatilitas nilai tukar rupiah. 

2. Menurunkan rasio Giro Wajib Minimum (GWM)   Valas
  Bank sentral juga akan menurunkan GWM valuta asing (valas) bank umum konvensional dan syariah, dari semula 8 persen menjadi 4 persen. Kebijakan ini berlaku mulai 16 Maret 2020.

  Penurunan rasio GWM alas tersebut, lanjut Perry, akan meningkatkan likuiditas valas di perbankan sekitar 3,2 miliar dollar AS dan sekaligus mengurangi tekanan di pasar valas.

3. Menurunkan rasio GWM Rupiah
 Menurunkan GWM Rupiah sebesar 50 basis point (bps) yang ditujukan kepada bank-bank yang melakukan kegiatan pembiayaan ekspor-impor, yang dalam pelaksanaannya akan berkoordinasi dengan pemerintah.

 Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah kegiatan ekspor-impor melalui biaya yang lebih murah. Kebijakan akan diimplementasikan mulai 1 April 2020 untuk berlaku selama 9 bulan dan sesudahnya dapat dievaluasi kembali. 

4. Lindung Nilai 
 BI mengambil kebijakan untuk memperluas jenis underlying transaksi bagi investor asing sehingga dapat memberikan alternatif dalam rangka lindung nilai atas kepemilikan rupiah. 

5. Bank Kustodian
 Bank Indonesia menegaskan  bahwa investor global dapat menggunakan bank kustodian baik global maupun domestik dalam melakukan kegiatan investasi di Indonesia. Namun, penggunaan bank kustodian, menurut Perry, tergantung praktik krisisnya masing-masing.

 Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan pasar keuangan dan perekonomian, termasuk dampak Covid-19 serta terus memperkuat bauran kebijakan dan koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait, untuk mempertahankan stabilitas ekonomi, mendorong momentum pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat reformasi structural.


C . L A N G K A H   P E R L I N D U N G A N

 Dalam melindungi dan mengstabilkan perekonomian indonesia diantaranya adalah Jika ekonomi global dan sektor perdagangan terganggu, maka kita perlu fokus kepada ekonomi domestik. Kami melihat bahwa pemerintah perlu melakukan kebijakan kontra siklus. Instrumen yang paling efektif untuk itu adalah mendorong permintaan domestik melalui fiskal. Kita tak perlu terlalu kuatir untuk meningkatkan defisit anggaran.

MENGAPA FISKAL ? 

 Permasalahan ekonomi Indonesia di dalam jangka pendek salah satunya adalah lemahnya permintaan. Dalam kondisi permintaan yang lemah, penurunan bunga tak akan berdampak banyak untuk mendorong produksi, karena untuk apa menambah investasi jika permintaan tidak ada. Oleh karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendorong permintaan. 

  Ekspansi fiskal harus memenuhi TTT (Targeted, Temporary, Timely). Dalam jangka sangat pendek, belanja pemerintah harus mampu mendorong daya beli melalui konsumsi rumah tangga sesegera mungkin salah satu caranya adalah dengan memperkuat produktivitas produk local.

   Berikan stimulus fiskal kepada kelompok menengah bawah, bukan kelompok atas. Mengapa? Kelompok menengah bawah memiliki kecenderungan konsumsi (Marginal Propensity to Consume) yang relatif lebih tinggi. Caranya? Perpanjang dan perluas program seperti Conditional cash transfer, cash for work (padat karya tunai), dan Bantuan Pangan Non Tunai.

  Untuk kelas menengah, program kartu Pra Kerja bisa dimanfaatkan untuk membantu daya beli sekaligus meningkatkan kemampuan. Dengan kebijakan ini, orang tetap bekerja dan daya beli terjaga. Lalu kombinasikan ini dengan belanja infrastruktur prioritas.

  Dan yang terakhir, mungkin pemerintah bisa membantu untuk mendorong sektor pariwisata dengan, misalnya, memberikan subsidi berupa potongan harga bagi jasa angkutan pesawat, bus,atau kereta api, atau penginapan agar sektor pariwisata tetap berjalan untuk beberapa bulan.


DAFTAR PUSTAKA
  • https://www.feb.ui.ac.id/blog/2020/02/28/muhammad-chatib-basri-perekonomian-dan- virus-corona/
  • https://money.kompas.com/read/2020/03/02/160747626/bi-gulirkan-5-kebijakan-lanjutan-untuk-antisipasi-dampak-corona 
  • https://m.detik.com/food/info-sehat/d-4922240/imbas-virus-corona-bawang-putih-diburu-danharganyamelonjak_ga=2.178146413.994055945.1583327715- 1888559751.1530088607
  • https://m.detik.com/news/kolom/d-4913441/hitung-hitungan-dampak-ekonomi-corona- bagi-indonesia



Penulis        : Munawaroh Dwi Wijayanti
Penyunting : Herlina
                        Sarah Putri Nur Faidah
Design         : Herlina



Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...


#BIDANGRISETDANPENGEMBANGANKEILMUAN
#PKIMMFEBUHAMKAJAKSEL

Jumat, 27 September 2019

Karya Tulis Ukhuwah Islamiyah

Assalamu’alaikum wr, wb.

Saya membuat karya tulis ini sebagai bentuk Pemahaman saya dari hasil beberapa Kajian Karya Tulis yang sudah dilakasanakan.

Ø Ukhuwah Islamiyah

Ukhuwah Islamiyah menurut Abdullah Nahih Ulwan adalah ikatan kejiwaan yang melahirkan perasaan yang mendalam dengan kelembutan, cintadan sikap hormat kepada setiap orang yang sama-sama diikat dengan akidah islamiyah, iman dan takwa. Sedangkan Ukhuwah Islamiyah adalah kekuatan iman dan spiritual yang dikaruniakan Allah kepada hamba-Nya yang beriman dan bertakwa yang menumbuhkan perasaan kasih sayang, persaudaraan, kemuliaan, dan rasa saling percaya terhadap saudara seakidah.

Ø Allah SWT berfirman:

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَا تَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat." (QS. Al-Hujurat 49: Ayat 10)

          Ukhuwah Islamiyah tersebut seharusnya menjadi spirit baru dalam kehidupan beragama, sehingga agama menjadikan sebuah suasana yang menyejukkan, bukan yang menebar kebencian. ukhuwah (persaudaraan) dengan orang Islam tidak menjadi ukhuwah Islamiyah, ketika disertai dengan sikap saling merugikan dan mendhalimi. Tetapi, ketika persaudaraan dengan orang lain meskipun berbeda keyakinan, pada saat itu juga persaudaraan itu menjadi ukhuwah Islamiyah.

Ø Ada beberapa keutamaan dari ukhuwah yang terjalin antar sesama umat Islam, diantaranya:
1)  Ukhuwah menciptakan wihdah (persatuan)
2)  Ukhuwah menciptakan quwwah (kekuatan)
3)  Ukhuwah menciptakan mahabbah (cinta dan kasih sayang)

Ukhwah juga bukanlah sekedar persaudaraan akan tetapi dengan ukhuwah ini juga akan menciptakan persaudaraan yang kokoh, utuh,solid serta menciptakan kasih sayang di antara sesama. Ukhuwah ini yang diciptakan di PK IMM FEB UHAMKA JAKSEL. Kader dan pengurus saling menjaga silahturahmi dan mempererat kekeluargaan.

Wassalamu’alaikum wr, wb.

Penulis : IMMawati Munawaroh Dwi Wijayanti

Senin, 23 September 2019

Penyuluhan Kesehatan Kebayoran Jakarta Selatan


Salah satu warga sedang cek kesehatan

Kegiatan Penyuluhan Kesehatan yang dilakukan oleh Bidang IMMawati PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan periode 2018-2019 yang bekerjasama dengan Lazismu UHAMKA dan Ibu-ibu PKK dari RW 02 dilaksanakan di Kantor Sekretariat RW 02 Jl. Antena VI Gg. RQ II RT. 005/02, Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (29/6/2019).

Kegiatan ini sengaja dilakukan mengingat banyak orang-orang yang masih meremehkan untuk tidak melakukan cek kesehatan karena terlalu sibuk bekerja ataupun tidak mempunyai uang untuk melakukan cek kesehatan. Kegiatan ini berupa cek kesehatan seperti cek tensi darah, gula darah, kolesterol dan asam urat, dimana sebagian besar target dari kegiatan ini adalah orang-orang lanjut usia.

“Dengan diadakannya acara Penyuluhan Kesehatan dari PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan ini, merupakan bentuk sinergitas sekaligus menjalin ukuwah terhadap masyarakat“ ucap Riski Kurniawan selaku Ketua Umum PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan periode 2018-2019.

Kemudian dilanjutkan oleh Muhammad Fikri selaku Ketua Umum Pimpinan Cabang IMM Jakarta Selatan periode 2018-2019, beliau menyampaikan harapannya “semoga teman-teman Komisariat tetap melanjutkan acara social seperti Penyuluhan Kesehatan ini yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat sekitar”.

Tak ketinggalan, Pak Bambang S. selaku ketua RW 02 juga menyampaikan pendapatnya, beliau mengungkapkan bahwa “Kegiatan sosial semacam ini sangatlah bagus untuk diadakan dan saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti disini saja, melainkan akan terus dilakukan diwaktu mendatang”. “Warga di sekitar RW 02 juga sangat terbuka dengan adanya acara sosial semacam  ini, bahkan saya selaku ketua RW 02 sangat terbuka dan memberikan izin apabila ada dosen dari kampus-kampus lain ingin melakukan pengabdian di lingkungan sini” imbuh beliau.

Dengan diadakannya kegiatan sosial seperti ini, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan mereka sehingga mereka dapat meningkatkan peran mereka di lingkungan keluarga bahkan masyarakat sekalipun.

Selasa, 05 Februari 2019

DAD PK IMM FEB UHAMKA JAKSEL 2019





Assalamu'alaikum IMMawan & IMMawati

Alhamdulillah sudah terlaksananya DAD PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan 2019. Dimana DAD merupakan kegiatan pengkaderan yang diibaratkan sebagai penanaman bibit bunga mawar bagi PK IMM FEB UHAMKA JAKSEL sendiri, yang Insyaa Allah kelak akan mengharumi dan meghiasi Almamater kebanggaan.

Tawa dan tangis mengiringi pelaksanaan DAD namun itulah perjuangan akan selalu ada tantangan dan rintangan. mengorbankan tenaga, harta dan pikiran itulah pengabdian. Disini kami saling menguatkan, mengulurkan tangan dan saling lebih megenal satu dengan yang lainnya karena bunga mawar bukan hanya sekedar bunganya saja namun juga akar dan batangnya. Semua saling berkaitan menggegam erat saling melindungi.

IMM merupakan salah satu jalan untuk berdakwah. Hal itu bukanlah hanya isapan jempol semata ini dibuktikan dengan adanya kegiatan sosial pada saat DAD yang melatih bibit-bibit unggul (kader) sebagai penerus yang peduli akan sesama. Tidak hanya mengisi waktu dengan materi duniawi namun juga pengimplementasian untuk akhirat. Seperti apa kata Buya HAMKA "Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memiliki waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan."

Dalam setiap DAD pasti ada moment yang berkesan akan selalu ada pesan tersendiri bagi siapa saja yang mengikuti bahkan hanya sekedar menghadiri. oleh sebab itu kami ingin membagikan moment-moment pelaksanaan DAD PK IMM FEB UHAMKA Jakarta Selatan 2019.

Berikut adalah dokumentasi pelaksanaan DAD selama 4 hari. Semoga teman-teman dapat turut merasakan kebahagiaan yang kami rasakan :)
Klik dibawah ini👇
http://bit.ly/DokumentasiDAD2019

Ssstttt tidak hanya dapat dilihat pada link diatas saja loooh untuk kakanda yang ingin lebih mengetahui pelaksaan DAD khususnya pada saat kegiatan sosial dapat dilihat pada link dibawah ini 👇👇👇
https://www.koranmu.com/2019/02/perkaderan-imm-uhamka-di-jakarta-selatan.html

https://www.koranmu.com/2019/02/imm-feb-uhamka-lasakanakan-anlisis.html?m=1

Kritik dan saran tulis di komentar yaa. Terimakasih:)
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Senin, 04 Februari 2019

Tetaplah Di Sini

Tetaplah di Sini❤
.
.
Amanah tidak pernah salah mencari tempat, amanah tidak pernah berada di pundak yang salah.
Amanah juga tak mungkin berjalan menuju mereka yang tak mampu.
Allah punya cara terbaik melukiskan setiap episode kehidupan dan membingkainya dengan hikmah.
Termasuk episode kita saat mengambil bagian dalam amanah yang tak sanggup diemban oleh langit dan gunung-gunung ini.
Ya, benar amanah yang saya pegang saat ini bersama teman-teman adalah amanah yang memang sudah menjadi takdir kehidupan kita, amanah menjadi pengurus PK IMM FEB Uhamka Jakarta Selatan
Jalan dakwah ini memang masih panjang, penuh perjuangan, dan kadang harus melewati persimpangan. Ujian demi ujian yang tak pernah kami duga sebelumnya, menyapa kami di awal kepengurusan ini,
Tapi kami harus tetap lurus kedepan. Menatap tujuan yang bermuara kepada-Nya.
Tujuan Apa? Dakwah tentunya, dakwah yang bermuara pada Allah
karna Allah sendiri yang telah menyerukan pada umat manusia untuk berdakwah, dalam QS.Al-Muddatsir ayat ke 2 “Qum, Fa’andzir!” bangun dan berdirilah, seruan itu begitu halus namun punya makna yang sangat dalam
Sebagai pejuang, kita harus yakin bahwa Allah telah menempatkan diri kita di tempat terbaik dan bersama orang-orang baik. Ya, walau diri kita sebenarnya masih jauh dari kata baik.
Tetapi disini kita telah memilih untuk membayar surga dengan letih dan peluh di jalan-Nya. Kenikmatan yang manakah yang bisa didustakan selain kenikmatan berupa keletihan namun bermuara pada surganya Allah? Harapan saya, Mudah-mudahan semangat perjuangan di dada memaksa kita menjadi baik bahkan bukan hanya hari ini, esok, dan seterusnya hingga Allah mencukupkan usia kita untuk dapat bermanfaat bagi orang lain
.
Saya yakin, seberat apapun perjalanan yang harus ditempuh, selama Allah masih menjadi yang pertama dan utama di hati, segalanya menjadi mudah. bukankah Allah sendiri yang meyakinkan “setelah kesulitan ada kemudahan” -QS.Al-Insyirah-
Saya yakin, sebesar apapun pengorbanan yang harus diberikan, selama Allah masih menjadi tujuan, segalanya menjadi hikmah yang membahagiakan.
.
Kerapuhan karena memikirkan perjuangan dakwah ini adalah tanda cinta yang teramat dalam pada-Nya.
Saya sadar bahwa saya masih terlalu rapuh untuk berdiri disini, bahkan saya merasa apakah sanggup meneruskan tampuk kepemimpinan hingga nanti?
Tapi rapuh bukan berarti mundur dari barisan dakwah.
Saya rapuh karena tak mampu melaksanakan semua perjuangan ini sendiri.
Karena itu saya butuh “teman”, saya butuh orang lain yang bisa diajak diskusi, bekerja dan berjalan bersama bak satu tubuh saling melengkapi saling beriringan, satu nafas, satu tujuan, dan satu gerakan
.
Seperti kata KH. Rahmat Abdullah, “Jika bersama dakwah saja engkau serapuh itu, Sekuat Apa Jika Kau Seorang Diri?”
.
Ya.. Saya tak kuat jika harus melakukan semuanya sendirian, tapi saya yakin Allah akan selamanya mendampingi, kemudian juga kalian yang telah berazam membersamai dakwah ini wahai teman-teman seperjuanganku,
Ya.. Bersama dalam barisan ukhuwah untuk membagi cinta dan harmoni bagi semesta.
.
.
Aamiin Allahumma aamiin
.
Dan kini, tak sabar saya dan teman-teman untuk menyambut Kader-kader pilihan yang baru, tunas dakwah yang baru, yang akan membersamai, beriringan bersama menjadi keluarga,
We waiting you adik-adik ku❤
Sumber : https://duniapenaaulia.wordpress.com

Secercah Harapan Tetuka

  Secercah Harapan Tetuka Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat heterogenitas yang cukup tinggi....